Asal Gen Merah pada Kenari "part 1"
Hello bray.. sekali-kali update biar gak angker bray..
Untuk artikel kali ini akan bahas Asal muasal kenari merah pada kenari.
![]() |
Red siskin |
![]() |
kenari lipokrom red intensif |
Sejak saat itu, perkawinan berulang-ulang ini telah menjadi praktik yang diakui di kalangan peternak kenari. Pigmen kuning dan merah para peternak menyebutnya lipokrom. Untuk menghasilkan warna merah pada bulunya, burung mengubah karotenoid kuning bebas oksigen yang mereka konsumsi dalam makanannya menjadi karotenoid merah yang mengandung oksigen melalui reaksi enzim oksidatif.
Dua tim peneliti telah secara independen mengidentifikasi enzim yang dikodekan gen pada burung yang mengubah karotenoid makanan kuning menjadi pigmen bulu merah. Dalam penelitian ini, tim peneliti pertama membandingkan seluruh rangkaian genom kenari kuning dan merah serta red siskin untuk menemukan lokasi dan identitas gen yang bertanggung jawab atas warna merah pada kenari.
Pada burung kenari merah, mereka menemukan dua wilayah DNA spesifik – satu pada kromosom 8 dan satu lagi pada kromosom 25 – keduanya identik dengan DNA red siskin.
Secara total, para peneliti mengidentifikasi lima gen pada kromosom 8 (FGGY, HOOK1, CYP2J19, CYP2J40, NFIA4).
Hasilnya menunjuk
langsung pada gen CYP2J19 yang
menghasilkan enzim berwarna (sitokrom) P450 dapat dikembangkan.
Ketika para ilmuwan meneliti efek
fenotipik enzim ini pada kulit dan
jaringan hati kenari faktor kuning
dan merah, mereka menemukan
bahwa pada jaringan hati dan kulit
kenari merah 1000 kali
sangat diatur. Hal ini
menunjukkan bahwa enzim ini
merupakan sumber pengembangan
lipokrom merah. Gen CYP2J19 juga
terlibat dalam sintesis karotenoid
merah di retina mata.
“Hasil ini menunjukkan bahwa hampir semua burung memiliki kemampuan terpendam untuk menghasilkan bulu merah, namun untuk benar-benar melakukannya mereka harus mengembangkan cara untuk mengekspresikan gen ini di kulit selain di retina.
Setidaknya pada tiga spesies burung (kenari, red siskin, zebra finch), gen yang bertanggung jawab atas warna merah terletak pada kromosom yang sama - yaitu lokus gen (Lokus) sama untuk ketiga spesies! Terbentuknya warna kuning, kuning-oranye, oranye, merah-oranye, dan merah bergantung pada jumlah enzim P450 yang ada, dari yang lebih kecil hingga yang lebih besar.
eiitts ini masih part 1 dan akan lanjut ke part2 di postingan selanjutnya...
istimewah
BalasHapusThanks support nya om :D
Hapus